Pada hari Senin, 6 Oktober 2025, Kantor Desa Murung Kenanga menjadi pusat kegiatan penting dalam bidang kesehatan masyarakat, yaitu Pelaksanaan Lomba Kawasan Bebas Jentik Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 10.00 WITA dengan suasana penuh antusias dari warga dan perangkat desa yang turut serta mempersiapkan segala kebutuhan lomba.
Acara ini merupakan bagian dari program penilaian lomba kawasan bebas jentik tingkat Kabupaten Banjar, yang berada di bawah wilayah kerja UPTD Puskesmas Martapura 2. Lomba ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit yang disebabkan oleh nyamuk, seperti demam berdarah dengue (DBD).
Kegiatan penilaian dimulai dengan penyambutan tim penilai dari kabupaten oleh Kepala Desa Murung Kenanga beserta jajaran perangkat desa. Dalam sambutannya, Kepala Desa menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah daerah terhadap upaya peningkatan kesehatan masyarakat di tingkat desa.
Beliau juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan, bukan hanya saat ada lomba. “Menjadi kawasan bebas jentik bukan sekadar target lomba, tetapi gaya hidup sehat yang harus diterapkan setiap hari,” ujarnya.
Tim penilai kemudian melakukan pengecekan langsung ke beberapa titik di lingkungan Desa Murung Kenanga. Mereka meninjau kondisi saluran air, tempat penampungan, serta rumah-rumah warga untuk memastikan tidak ada jentik nyamuk yang berkembang. Masyarakat pun turut aktif dalam mendampingi tim penilai dan menunjukkan hasil kerja bakti yang telah dilakukan beberapa minggu sebelumnya.
Selain kegiatan penilaian, pihak Puskesmas Martapura 2 juga memberikan edukasi kepada warga mengenai cara mencegah munculnya jentik nyamuk di sekitar rumah. Edukasi ini meliputi penerapan 3M Plus — menguras, menutup, mengubur, dan menabur larvasida jika diperlukan — yang menjadi langkah dasar pencegahan DBD.
Warga Desa Murung Kenanga menyambut positif kegiatan ini. Mereka merasa bangga karena desanya dipercaya menjadi salah satu peserta lomba tingkat kabupaten. Beberapa warga juga mengungkapkan bahwa lomba ini menjadi motivasi untuk lebih disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya sanitasi dan kesehatan lingkungan, tetapi juga mempererat kerja sama antara pemerintah desa, warga, dan pihak puskesmas. Semangat gotong royong terlihat jelas ketika warga saling membantu membersihkan halaman dan lingkungan sekitar sebelum pelaksanaan penilaian.
Sebagai penutup acara, Kepala Desa Murung Kenanga menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut setiap tahun. Ia berharap Desa Murung Kenanga dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas jentik. Dengan kolaborasi yang kuat antara masyarakat dan pemerintah, cita-cita menuju Desa Sehat dan Bebas Jentik 2025 dapat terwujud dengan nyata.